Breaking News

Minggu, 27 November 2016

MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF

Berikut ini beberapa Media Pembelajaran Interaktif untuk mempermudah guru mengajar di kelas dan atau mempermudah siswa memahami pelajaran secara mandiri di rumah. Media ini dibuat dalam format Power Point (Ppt) dan Power Point Slide Show (Pps).
1. Penjumlahan Bilangan Bulat
2. Pengurangan Bilangan Bulat
3. Perkalian Bilangan Bulat
4. Pembagian Bilangan Bulat
5. Kesebangunan Bilangan Bulat
Jika Bapak/Ibu guru atau para siswa berminat, silahkan sms ke nomor 082177911011
Mahar hanya Rp 5.000,00 saja.
Read more ...

IGI WILAYAH SUMSEL MENYELENGGARAKAN WORKSHOP SAGUSANOV


Untuk meningkatkan mutu guru di Sumatera Selatan, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Sumatera Selatan menyelenggarakan Workshop Pembuatan Media Pembelajaran berbasis android Satu Guru Satu Inovasi (Sagusanov) yang telah dilaksanan pada tanggal 29-30 Oktober 2016. Kegiatan Workshop Sagusanov merupakan satu diantara banyak kanal kegiatan yang menjadi prioritas Ikatan Guru Indoensia seperti Sagusablog, Sagusatab, Sagusaku, sagusakti dan lainya. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung BP3NFI Sumatera Selatan di Jalan Naskah, Palembang ini dibagi dalam dua bagian yaitu bagian pertama kegiatan tatap muka dan bagian kedua daring (online) sehingga total jam pelajaran 32 jam. Kegiatan ini diikuti oleh 138 orang peserta yang terdiri dari guru SD/MI, guru SMP/MTs, guru SMA/MA dan guru SMK, bahkan sebagian peserta memiliki jabatan sebagai Kepala Sekolah. Daerah asal peserta meliputi Kota Palembang, Kabupaten Ogan ILir, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Lahat, Kabupaten OKU, Kabupaten OKU Timur, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kota Lubuk Linggau, Kota Prabumulih, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Musi Banyuasin, bahkan ada satu peserta berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Marion, M.Pd., Ketua Pelaksana Kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk meningkatkan mutu guru, khususnya literasi di bidang IT. Diharapkan kegiatan ini juga memotivasi guru-guru untuk terus mengembangkan diri sehingga pada akhirnya menjadi guru-guru yang professional di bidangnya. Materi kegiatan berupa pengenalan singkat aplikasi berbasis android dan perancangan media pembelajaran berbasis android. Marion, melanjutkan bahwa semua peserta antusias mengikuti kegiatan ini. Hal ini terlihat dari tidak ada peserta yang pulang lebih awal kecuali satu peserta karena ada keperluan penting. Dari 138 peserta terdapat 3 peserta yang batal mengikuti kegiatan ini dikarena 2 orang mengikuti kegiatan PLPG dan 1 orang meninggal dunia. Secara umum kegiatan yang dibimbing langsung oleh Master Sagusanov, Bapak Abdul Kholiq, yang merupakan guru SMK Bangil, Jawa Timur ini berlangsung dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti.

Sertifikat Workshop diberikan kepada semua peserta yang telah menyelesaikan karya inovatifnya. Untuk itu panitia memberi kelonggaran bagi peserta yang belum sempat menyelesaikan karyanya sampai dengan 8 Desember 2016. Kelonggaran ini, menurut Aswin, Ketua Ikatan Guru Indoensia Wilayah Sumatera Selatan, diberikan agar di dalam menyelesaikan karyanya, guru tidak melupakan tugas pokoknya sebagai guru.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan SMP. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan mendukung penuh semua kegiatan yang berupaya meningkatkan mutu guru seperti yang diselenggarakan oleh Ikatan Guru Indonesia ini. Kegiatan yang juga dihadiri oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan dan Ketua Umum Ikatan Guru Indoensia, Muhammad Ramli Rahim.
Kehadiran Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia menurut Aswin, adalah dalam rangka Pelantikan Pengurus Pengganti Antar Waktu IGI Sumatera Selatan sekaligus sebagai pembicara dalam Seminar Nasional Pendidikan dengan tema Literasi Produkti Berbasis IT yang pelaksanaannya dilaksanakan dirangkaikan dengan kegiatan Workshop Sagusanov.

Beberapa peserta menyampaikan usul agar kegiatan workshop sagusanov juga dilaksanakan di tingkat daerah masing-masing mengingat tingginya minat guru terhadap pemanfaatan IT dalam pembelajaran. Menanggapi usul ini, Aswin sebagai Ketua Wilayah IGI Sumsel mendorong agar Pengurus Daerah IGI di masing-masing daerah proaktif untuk mewnyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu guru. (mr)
Read more ...

Jumat, 25 November 2016

My Profil

Marion

Mathematics Teacher on SMP Negeri 1 Tanjung Raja

Read more ...

Contact Person

Marion

HP 082177911011

email: marion.rebai@gmail.com

Read more ...

Download


Regulasi

1. Silabus Matematika SMP k13 tahun 2016 download

2. Permendikbud nomor 24 tahun 2016 tentang KI/KD download

Read more ...

Kamis, 24 November 2016

ULANGAN HARIAN 2

Kerjakan soal berikut:

Read more ...

ULANGAN HARIAN

Read more ...

MATERI MATEMATIKA KELAS IX SMP

Read more ...

MATERI MATEMATIKA KELAS VIII SMP

Read more ...

PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT

Read more ...

SILABUS MATEMATIKA SMP (KTSP)

Read more ...

KALENDER AKADEMIK

Read more ...

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama sekolah : SMP Negeri 1 Tanjung Raja

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : IX /1

Alokasi Waktu : 8 x 40 menit ( 4 x pertemuan )

Gambarlah grafik fungsi f(x) = x2.

A. Standar Kompetensi:

1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

B. Kompetensi Dasar: 1.2 Mengidentifikasi sifat-sifat dua segitiga sebangun dan kongruen C. Indikator : 1. Menemukan sifat-sifat dua segitiga sebangun 2. Menentukan pasangan dua segitiga sebangun 3. Menghitung panjang sisi dan atau besar sudut yang belum diketahui pada dua segitiga sebangun 4. Menemukan sifat-sifat dua segitiga kongruen 5. Menentukan pasangan dua segitiga kongruen 6. Menghitung panjang sisi dan atau besar sudut yang belum diketahui pada dua segitiga kongruen D. Tujuan penbelajaran. 1. Setelah tanya jawab, siswa dapat menemukan sifat-sifat dua segitiga sebangun dengan benar 2. Setelah berdiskusi, siswa dapat menentukan pasangan dua segitiga sebangun dengan benar 3. Setelah berdiskusi dan ekspositori, siswa dapat menghitung panjang sisi dan atau besar sudut pada dua segitiga sebangun dengan benar 4. Setelah berdiskusi dan tanya jawab, siswa dapat menemukan sifat-sifat dua segitiga kongruen dengan benar 5. Setelah tanya jawab dan ekspositori, siswa dapat menentukan pasangan dua segitiga kongruen dengan benar 6. Setelah berdiskusi, siswa dapat menghitung panjang sisi dan atau besar sudut pada dua segitiga kongruen dengan benar B. Materi ajar. 1. Dua segitiga sebangun jika (1) dua sudut bersesuaian sama besar (sd.sd), atau (2) ketiga sisi bersesuaian sebanding (S.S.S), atau (3) dua sisi bersesuian sebanding dan sudut yang diapit bersesuaian sama besar(S.Sd.S) 2. Jika dua segitiga sebangun (1) Sudut-sudut bersesuaian sama besar, dan (2) Sisi-sisi bersesuaian sebanding 3. Dua segitiga sebangun jika (1) dua sudut bersesuaian sama besar dan sisi yang diapit bersesuaian sama panjang(sd.S.sd), atau (2) ketiga sisi bersesuaian sama panjang (S.S.S), atau (3) dua sisi bersesuian sama panjang dan sudut yang diapit bersesuaian sama besar(S.Sd.S), atau (4) Dua sudut yang bersesuaian sama besar dan sisi di hadapannya bersesuaian sama panjang 4. Jika dua segitiga kongruen (1) Sudut-sudut bersesuaian sama besar, dan (2) Sisi-sisi bersesuaian sama panjang C. Metode / Model Pembelajaran. 1. Model : Pembelajaran langsung dan Kooperatif 2. Metode : Tanya jawab, ekspositori dan diskusi kelompok D. Langkah-langkah kegiatan. Pertemuan pertama. 1. Pendahuluan. (10 menit ) - Apersepsi: Siswa diingkatkan kembali tentang sifat-sifat dua bangun sebangun - Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. - Menyampaikan tujuan pembelajaran dan menuliskan judul pembelajaran 2. Kegiatan inti.(60 menit) - Siswa mendengarkan penjelasan guru sepintas tentang kekhususan sifat-sifat segitiga sebangun dibanding bangun-bangun yang bukan segitiga. - Siswa diminta memperhatikan gambar segitiga soal no.1 pada LKS yang dibagikan guru - Siswa diminta mengukur sepasang sudut bersesuaian yang belum diketahui dan sisi-sisi yang bersesuaian dan menghitung perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian itu - Siswa menjawab pertanyaan guru, jika pada dua segitiga diketahui dua sudut bersesuaian sama besar, apakah dua segitiga itu sebangun? - Selanjutnya siswa diminta mendiskusikan dengan teman sebanguku, bagaimana besar sudut-sudut bersesuaian dua segitiga yang diketahui ketiga sisi yang bersesuaian sebanding - Dengan tanya jawab siswa diminta menjawab pertanyaan apakah dua segitiga sebangun jika diketahui ketiga sisi bersesuaian sebanding? - Pada soal berikutnya siswa diminta mengukur sudut dan menghitung perbandingan sisi-sisi bersesuaian jika dua segitiga diketahui dua sisi bersesuaian sebanding dan sudut apitnya sama besar - Dengan tanya jawab siswa diminta menjawab pertanyaan apakah dua segitiga sebangun jika diketahui dua sisi bersesuaian sebanding dan susut apitnya sama besar? - Siswa berdiskusi untuk membuktikan dua segitiga yang digambarkan guru di papan tulis adalah sebangun - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup.(10 menit ) - Dengen bimbingan guru, siswa diminta menbuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi. Pertemuan kedua. 1. Pendahuluan (5 menit) Apersepsi: Siswa diingatkan kembali tentang sifat-sifat dua segitiga sebangun Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari antara lain dalam pemasangan ubin, genteng rumah dan sebagainya. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan menuliskan judul pembelajaran 2. Kegiatan inti (65 menit) - Dengan tanya jawab dan memperhatikan gambar dua segitiga di papan tulis, siswa diminta membuktikan bahwa dua segitiga itu sebangun - Dengan tanya jawab, siswa menuliskan sisi-sisi segitiga yang bersesuaian adalah sebanding. - Dengan ekspositori, siswa menghitung panjang sisi yang belum diketahui menggunakan perbandingan sisi-sisi yang bersesuaian tersebut. - Secara berkelompok 4-5 orang, siswa menghitung panjang sisi-sisi yang belum diketahui segitiga-segitiga sebangun dengan panduan LKS buatan guru - Secara bergilir, setiap kelompok memaparkan hasil diskusinya dan kelompok lain memberikan tanggapan - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup (10 menit) - Dengan bimbingan guru siswa membuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi - Siswa menyelesaikan PR di rumah Pertemuan Ketiga. 1. Pendahuluan. (10 menit ) - Apersepsi: Siswa diingkatkan kembali tentang sifat-sifat dua bangun kongruen - Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. - Menyampaikan tujuan pembelajaran dan menuliskan judul pembelajaran 2. Kegiatan inti.(60 menit) - Siswa mendengarkan penjelasan guru sepintas tentang kekhususan sifat-sifat segitiga kongruen dibanding bangun-bangun yang bukan segitiga. - Secara berkelompok (4-5 orang) siswa mendiskusikan sifat-sifat dua segitiga kongruen dengan panduan LKS yang dibagikan guru - Dengan permainan cepat tanggap (PCT), siswa yang melakukan kesalahan mewakili kelompoknya untuk memaparkan hasil diskusi kelumpoknya dan siswa kelompok lain memberikan tanggapan. - Siswa mendiskusikan bersama teman sebangkunya untuk membuktikan bahwa dua segitiga yang digambarkan guru di papan tulis adalah kongruen - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup.(10 menit ) - Dengen bimbingan guru, siswa diminta menbuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi. Pertemuan Keempat. 1. Pendahuluan (5 menit) - Apersepsi: Siswa diingatkan kembali tentang sifat-sifat dua segitiga kongruen - Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari antara lain dalam pemasangan ubin, genteng rumah dan sebagainya. - Menyampaikan tujuan pembelajaran dan menuliskan judul pembelajaran 2. Kegiatan inti (65 menit) - Dengan tanya jawab dan memperhatikan gambar dua segitiga di papan tulis, siswa diminta membuktikan bahwa dua segitiga itu kongruen - Dengan ekspositori, siswa menghitung panjang sisi atau besar sudut yang belum diketahui - Secara berkelompok 4-5 orang, siswa menghitung panjang sisi-sisi yang belum diketahui segitiga-segitiga kongruen dengan panduan LKS buatan guru - Secara bergilir, setiap kelompok memaparkan hasil diskusinya dan kelompok lain memberikan tanggapan - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup (10 menit) - Dengan bimbingan guru siswa membuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi - Siswa menyelesaikan PR di rumah E. Alat dan sumber belajar. 1. Alat : Penggaris, Busur Derajat, LKS 2. Sumber Belajar: Lingkungan Sekolah dan Buku teks: Buku Sekolah Elektronik: Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan karangan Wahyudin jumanta dan Dwi Susanti, terbitan Pusat Perbukuan Depdiknas RI tahun 2008 F. Penilaian. 1. Teknik penilaian : Tes tertulis 2. Bentuk Instrumen : Uraian 3. Contoh Instrumen: 1) Perhatikan gambar berikut ini! 2) Hitung nilai x dan y pada gambar di bawah ini! 3) Perhatikan gambar di samping ini! 4) Perhatikan gambar berikut! Pedoman Penilaian Tes tertulis NO ALTERNATIF JAWABAN SKOR BOBOT 1. Lihat 𝚫ABC dan 𝚫PQR: ∠A = ∠P (tegak lurus=90∘) ∠B = ∠Q (sehadap) ∴𝚫ABC ∼ 𝚫PQR (Sd.Sd) 4 20 2. a) x / (x+5) = 16 / 24 ↔ 16 . (x+5) = 24.x ↔ 16x + 80 = 24x ↔ 24x-16x=80 ↔ 8x = 80 ↔ x = 10 cm b) 8 / (8+y) = 16 / 24 ↔ 16 . (8+y) = 24.8 ↔ 128 + 16y = 192 ↔ 16y = 192 - 128 ↔ 16y = 64 ↔ y = 4 cm 10 30 3. a) PQ2 = QS x QR = 16 x 25 = 400 PQ = 20 cm b) PR2 = RS x QR = 9 x 25 = 225 PR = 15 cm c) PS2 = SR x SQ = 9 x 16 = 144 PS = 12 cm 12 36 4. Segitiga KLO dan segitiga LMN kongruen, maka: a) KL = LN, LM = LO akibatnya: ON = LO – LN ON = 16 – 12 = 4 cm b) ∠L = ∠L = 90o dan ∠O = ∠M , akibatnya ∠K = ∠N = 60o 4 14 Jumlah 31 100 Mengetahui, Tanjung Raja, Juli 2012 Kepala Sekolah, Guru mata pelajaran, Hj. Zudaidah, S.Pd.,M.Si. Marion, S.Pd. NIP 131258051 NIP 132173757

Read more ...

RPP KELAS 9 SMP KTSP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama sekolah : SMP Negeri 1 Tanjung Raja

Mata Pelajaran : Matematika

Kelas/Semester : IX /1

Alokasi Waktu : 10 x 40 menit ( 5 x pertemuan )



A. Standar Kompetensi:

1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah

B. Kompetensi Dasar:

1.1 Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun dan kongruen

C. Indikator :

1. Menyebutkan pengertian dua bangun sebangun

2. Menentukan pasangan dua bangun sebangun dengan menyebutkan syaratnya

3. Menghitung panjang sisi dan besar sudut yang belum diketahui pada dua bangun sebangun

4. Menyebutkan pengertian dua bangun kongruen

5. Menentukan pasangan dua bangun kongruen dengan menyebutkan syaratnya

6. Menghitung panjang sisi dan besar sudut yang belum diketahui pada dua bangun kongruen

D. Tujuan penbelajaran.

1. Setelah tanya jawab dan melihat tayangan slide, siswa dapat menyebutkan pengertian dua bangun sebangun dengan benar

2. Setelah berdiskusi, siswa dapat menyebutkan syarat dua bangun sebangun dengan benar

3. Setelah berdiskusi, siswa dapat menghitung panjang sisi dan besar sudut yang belum diketahui pada dua bangun sebangun

4. Setelah tanya jawab dan melihat tayangan slide, siswa dapat menyebutkan pengertian dua bangun kongruen dengan benar

5. Setelah berdiskusi, siswa dapat menyebutkan syarat dua bangun kongruen dengan benar

6. Setelah berdiskusi, siswa dapat menghitung panjang sisi dan besar sudut yang belum diketahui pada dua bangun kongruen

E. Materi ajar.

1. Dua bangun sebangun adalah dua bangun yang sama bentuknya tetapi berbeda ukurannya

2. Syarat dua bangun dikatakan sebangun adalah:(1) Sudut-sudut bersesuaian sama besar, dan (2) Sisi-sisi bersesuaian sebanding

3. Jika dua bangun sebangun maka (1) Sudut-sudut bersesuaian sama besar, dan (2) Sisi-sisi bersesuaian sebanding

4. Dua bangun kongruen adalah dua bangun yang sama bentuknya dan sama ukurannya

5. Syarat dua bangun dikatakan kongruen adalah (1) Sudut-sudut bersesuaian sama besar, dan (2) Sisi-sisi bersesuaian sama panjang

6. Jika dua bangun kongruen maka (1) Sudut-sudut bersesuaian sama besar, dan (2) Sisi-sisi bersesuaian sebanding

F. Metode / Model Pembelajaran.

1. Model : Pembelajaran langsung dan Kooperatif

2. Metode : Tanya jawab dan diskusi kelompok

G. Langkah-langkah kegiatan.

Pertemuan pertama.

1. Pendahuluan. (10 menit )

- Apersepsi: Siswa diingkatkan kembali tentang pengertian bangun datar dan macam-macam bangun datar yang dipelajari di kelas sebelumnya

- Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

- Menyampaikan tujuan pembelajaran dan judul pembelajaran

2. Kegiatan inti.(60 menit) - Siswa diajak keluar kelas melihat macam-macam permukaan benda di sekitar lingkungan sekolah dan menunjukkan mana permukaan benda yang bentuknya sama namun ukurannya berbeda. - Dengan tanya jawab, siswa menyebutkan pengertian dua bangun sebangun, yaitu bangun-bangun yang bentuknya sama namun ukurannya berbeda - Dengan tanya jawab dan memperhatikan dua permukaan benda yang sebangun, siswa diminta menunjukkan mana sisi-sisi yang bersesuaian dan mana sudut-sudut yang bersesuaian. - Secara berkelompok 4-5 orang, siswa mendiskusikan syarat-syarat dua bangun dikatakan sebangun dengan panduan LKS buatan guru - Secara bergilir, setiap kelompok memaparkan hasil diskusinya dan kelompok lain memberikan tanggapan - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup.(10 menit ) - Dengen bimbingan guru, siswa diminta menbuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi. Pertemuan Kedua 1. Pendahuluan. (10 menit ) - Apersepsi: Siswa diingkatkan kembali tentang syarat dua bangun sebangun - Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung skala peta, tinggi gedung dan lebar sungai - Menyampaikan tujuan pembelajaran dan menuliskan judul pembelajaran 2. Kegiatan inti.(65 menit) - Dengan tanya jawab siswa dan guru membahas panjang sisi dan besar sudut jika dua bangun sebangun - Dengan tanya jawab, siswa dan guru membahas contoh menghitung panjang sisi dan besar sudut yang belum diketahui pada dua bangun yang sebangun - Siswa diajak keluar kelas dan secara berkelompok 4-5 orang, siswa melakukan pengukuran dan mendiskusikan cara menghitung tinggi tiang bendera atau tinggi pohon di lingkungan sekolah - Dengan undian atau permainan cepat tanggap, beberapa kelompok bergilir memaparkan hasil diskusinya dan kelompok lain memberikan tanggapan - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup.(5 menit ) - Dengen bimbingan guru, siswa diminta menbuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi. Pertemuan Ketiga 1. Pendahuluan. (10 menit ) - Apersepsi: Siswa diingkatkan kembali tentang syarat dua bangun sebangun - Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya menghitung skala peta, tinggi gedung dan lebar sungai - Menyampaikan tujuan pembelajaran dan menuliskan judul pembelajaran 2. Kegiatan inti.(65 menit) - Dengan tanya jawab siswa dan guru membahas bahwa gambar peta dengan permukaan bumi sebenarnya dan model benda dengan benda sebenarnya adalah sebangun - Dengan tanya jawab, siswa dan guru membahas contoh menghitung skala peta atau skala pada model - Secara berkelompok 4-5 orang, siswa melakukan pengukuran dan mendiskusikan cara menghitung ukuran pada petau atau model dan ukuran sebenarnya yang belum diketahui - Dengan undian , beberapa kelompok bergilir memaparkan hasil diskusinya dan kelompok lain memberikan tanggapan - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup.(5 menit ) - Dengen bimbingan guru, siswa diminta menbuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi. Pertemuan Keempat 1. Pendahuluan (5 menit) - Apersepsi: Siswa diingatkan kembali tentang pengertian dua bangun sebangun - Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari antara lain dalam pemasangan ubin, genteng rumah dan sebagainya. - Menyampaikan tujuan pembelajaran dan menuliskan judul pembelajaran 2. Kegiatan inti (65 menit) - Siswa diajak keluar kelas dan diminta menunjukkan permukaan benda yang bentuk dan ukurannya sama dan selanjutnya siswa dipandu merumuskan pengertian dua bangun kongruen, yaitu bangun-bangun yang bentuknya dan ukurannya sama - Secara berkelompok 4-5 orang, siswa mendiskusikan syarat dua bangun kongruen dengan panduan LKS buatan guru (25 menit) - Secara bergilir, setiap kelompok memaparkan hasil diskusinya dan kelompok lain memberikan tanggapan (30 menit) - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup (10 menit) - Dengan bimbingan guru siswa membuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi - Siswa menyelesaikan PR di rumah Pertemuan Kelima 1. Pendahuluan. (10 menit ) - Apersepsi: Siswa diingkatkan kembali tentang syarat dua bangun kongruen - Motivasi: Siswa diingatkan pentingnya materi ini untuk memahami materi selanjutnya dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pemasangan ubin, genteng dan con blok. - Menyampaikan tujuan pembelajaran dan menuliskan judul pembelajaran 2. Kegiatan inti.(65 menit) - Dengan tanya jawab siswa dan guru membahas panjang sisi dan besar sudut jika dua bangun kongruen - Secara berkelompok 4-5 orang, siswa mendiskusikan cara menghitung panjang sisi dan besar sudut pada dua bangun kongruen dengan panduan LKS buatan guru - Secara bergilir, setiap kelompok memaparkan hasil diskusinya dan kelompok lain memberikan tanggapan - Siswa secara individu menyelesaikan soal buatan guru 3. Penutup.(5 menit ) - Dengen bimbingan guru, siswa diminta menbuat rangkuman. - Siswa dan guru melakukan refleksi. H. Alat dan sumber belajar. 1. Alat : Penggaris, Busur Derajat, Benda-benda di sekitar lingkungan sekolah. 2. Sumber Belajar: Lingkungan Sekolah dan Buku teks: Buku Sekolah Elektronik: Belajar Matematika Aktif dan Menyenangkan karangan Wahyudin jumanta dan Dwi Susanti, terbitan Pusat Perbukuan Depdiknas RI tahun 2008 I. Penilaian. 1. Teknik penilaian : Tes tertulis 2. Bentuk Instrumen : Uraian 3. Contoh Instrumen: 1) Kelompokkan pasangan bangun yang sebangun dan pasangan bangun yang kongruen dari bangun-bangun berikut!
2) Periksa apakah kedua bangun berikut sebangun!
3) Jika dua segitiga berikut ini sebangun hitung tinggi tiang bendera!
4) Jika dua bangun berikut ini kongruen, tentukan nilai p dan q !
5) Panjang sebuah model pesawat adalah 20 cm dan panjang sebenarnya pesawat itu 32 m. a) Tentukan skala model pesawat itu b) Jika lebar sayap pesawat 8 cm, htiung lebar pesawat sebenarnya c) Jika tinggi ekor pesawat sebenarnya 5 m, hitung tinggi ekor pesawat model
Read more ...

Rabu, 23 November 2016

KEGIATAN IGI DALAM GAMBAR

1. SEMINAR LITERASI PRODUKTIF DAN WORKSHOP DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID SATU GURU SATU INOVASI (SAGUSANOV) SUMATERA SELATAN
Ketua Ikatan Guru Indoensia
2. PELANTIKAN PENGURUS DAERAH IGI KABUPATEN MUARA ENIM, SUMATERA SELATAN
Pelantikan Pengurus IGI Muara Enim
Read more ...

Selasa, 22 November 2016

LAGU MARS DAN HYMNE IKATAN GURU INDOENSIA

Read more ...

BELAJAR MEMBUAT BLOG

Ikatan Guru Indonesia (IGI) melalui kegiatan diklat online dengan "SATU GURU SATU BLOG" (SAGUSABLOG) melatih guru-guru Indonesia untuk memanfaatkan Blog sebagai media pembelajaran. Kegiatan ini telah memasuki gelombang 3 yang dimulai sejak 21 november lalu. Berikut ini materi yang dibahas dalam pelatihan gelombang 3 untuk level lanjut:
1. Membuat Blog guru menggunakan engine Blogger modul 1 tutorial 1

2. Mendesain Template Blog Guru bawaan Blogger (modul 2) tutorial 2

3. Mendesain Template Blog Guru bawaan pihak ketiga (modul 3) Tutorial 3

4. Mendesain header (modul 4) Tutorial 4
Read more ...
Designed Template By Blogger Templates - Powered by Sagusablog